Minggu, 08 September 2019

Cemburu

Menurut kamu apa makna cemburu?


Sebuah kisah kecil telah mewarnai hariku. Menurutku itu cukup lucu. Tapi saat itu aku begitu serius menanggapi nya. Apakah kau merasakannya?



Terjadi pagi hari ketika aku hendak membuka pesan whatsapp dari salah satu teman sekelasmu. Ketika aku buka isinya dia mengirimkan fotonya sedang berada di sebuah kawah dengan mu.



Kau tau apa artinya itu? Mana aku tau toh dia memang teman sekelasmu.

Hanya komen biasa yang aku kirimkan dengan nada agak meledek. Aku sungguh ingin bertanya apa perasaanmu saat foto itu diambil?

Tak ada tanggapan serius dariku sampai foto itu dijadikan wallpaper, sampul WhatsApp, bahkan foto profil temanmu. Aku kita ini telah memasuki tahap yang cukup serius. Dan sindiran tak lagi mempan.


Malam itu sekitar pukul 10 malam. Aku menangis tersedu di kamarku. Menulis sebuah cacatan di buku berisi sebuah kekecewaan.



Setiap solat ku berisi kekhawatiran ku padamu. Apa yang akan terjadi dengan kita?



Apakah kau merasakannya? Aku memintamu untuk diriku?



Temanmu itu rupanya tak bisa jera. Kekesalanku makin meningkat. Dan akupun membencimu. Kau tak salah, aku yang salah.


Bertahan hanya sekitar dua minggu. Begitu ku lihat lagi wajahmu, hariku tak sanggup menahannya. 



Aku tak bisa bohong. 

Aku memang sayang padamu.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Being an admirer is weird

Pernahkah tepikir sebenarnya apa sih yang harus dilakukan saat menyadari kalo kita sedang menyukai seseorang? apa aturannya? apa yang boleh ...