Apa yang akan kamu lakukan jika seorang laki laki mendatangimu dan tiba tiba menyatakan perasaanya walau tak beserta alasannya. Sedangkan laki laki itu tidak pernah sekalipun ada dalam daftar nama calon/incaran/kecengan/gebetan mu.
Ini situasi yang membingungkan tak tega rasanya bila harus menolak mentah mentah. Bukannya aku mau, tapi jalan yang dia abil pun tak sepenuhnya benar. Sehingga aku masih punya segudang alasan untuk menolaknya.
Di sisi lain hatiku juga berkata bahwa bukan hal bagus ketika mengecewakan bahkan menyakiti oerasaan orang lain. Aku tak pernah percaya karma, tapi aku selalu melihat gelagatnya. Apa yang kita lakukan pada orang lain kembali menimpa kita. Hanya sebatas alasan itu aku membiarkan nya begitu saja. Walau akhirnya tak ada hubungannya serius sama sekali.
Aku tak tau apa rencananya. Yang aku tau kami tak pernah berhenti berdebat dalam chat. Sesingkat apapun chat itu. Aku tak pernah punya relasi yang pas rasanya. Aku juga merasa tak baik memaksakan yang sudah mengundang pertentangan. Terlebih dalam jalan yang salah. Walau tak aku pungkiri bahwa aku juga sempat ingin mencoba menjalaninya.
Pacaran itu apa sih? Itu mungkin kata yang ingin aku ucapkan padanya. Berhubung dia punya mantan banyak. Aku tak ada pengalaman sama sekali dalam hal itu. Semua hal yang aku lakukan selalu tergantung mood ku. Dan dia selalu memperburuk mood ku. Entah karena perbedaan pendapat atau dia yang tak mau diajak bicara.
Menurutku itu terlalu kekanak-kanakan. Aku tak tau apa isi kepalanya. Yang aku tau cara seperti itu tidak dewasa karena hanya membiarkan.
Aku tak melihat sedikitpun ada keseriusan yang dia tunjukkan.
Lantas, salahkah bila aku menolak?
tidak ada salah sama sekali, itu sudah jalan paling benar yang kau ambil.
BalasHapus