Saat ini di tahun ke 6 kuliah ku, aku telah beralih dari status mahasiswa menjadi pengangguran. Aku telah mendapatkan gelar sarjana ku secara un-official pada akhir bulan agustus lalu. Dan kini aku memikirkan masalah pekerjaan. Satu hal yang sudah pasti akan menjadi pikiran bagi setiap lulusan baru. Mungkin sebagai angkatan lama aku sudah pernah merasakan bagaimana perasaan ketika dipertanyakan terkait kuliah ku yang tak kunjung selesai. Sedih dan perasaan ter diskriminasi selalu menghantui di dua tahun terakhir ku. Walau demikian nyatanya perasaan perasaan itu telah membawa diriku memandang jauh ke tempat yang berbeda. Berbagai nasihat dan obrolan penyemangat selalu menghiasi hari hari sulit itu, dan merubah cara ku berpikir. Dulu yang aku bayangkan bahwa hidup akan selalu template, sukses harus dapat banyak uang, dan bahagia itu bergelimang harta. Kini aku hanya melihat kehidupan sebagaimana aku mau memandang nya. Semua pencapaian yang telah diraih oleh orang lain, perayaan dalam kehidupan mereka yang dibagikan melalui media sosial nyatanya hanya satu dari sekian banyak kejadian di dalamnya. Katakanlah seseorang sukses karir mulus dan jodoh baik juga mapan, apalagi yang tak dimilikinya? orang tua nya begitu bangga pada anaknya. Aku setuju dengan itu, orang tua mana yang tidak bangga melihat anaknya tumbuh dan menjadi perempuan solehah juga sukses? tapi dibalik itu aku melihat beberapa postingan terkait luka dan kesedihan yang sempat ia like. Dalam benak ku berpikir bahwa dalam setiap kenikmatan yang dipamerkan di media, tak mungkin jalan mereka mulus untuk sampai disana, dan kalaupun mulus, mustahil dia mendapatkan banyak pelajaran dari kesuksesan nya. Maka mulai saat ini kekhawatiran ini berubah menjadi semangat ikhtiar yang membara dan dentum tawakal yang mengiringi. Bahwa dalam setiap jalan ma'ruf akan terbentang pertolongan Allah yang tidak pernah diketahui seperti apa bentuk dan rupa nya. Hanya keyakinan, rasa syukur, dan lapang dada yang akan menyadarkan kita pada kebahagiaan kebahagiaan kecil dan bentuk kesuksesan yang tepat bagi diri kita. Dan jangan tertipu dengan yang terlihat, kenyataan tidak akan pernah membohongi.
Senin, 07 Oktober 2024
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Being an admirer is weird
Pernahkah tepikir sebenarnya apa sih yang harus dilakukan saat menyadari kalo kita sedang menyukai seseorang? apa aturannya? apa yang boleh ...
-
Tepat satu tahun lalu, aku telah memutuskan memberanikan diri untuk mempertanyakan kepastianmu. Mungkin serasa terlalu cepat, namun bagiku...
-
Ini sebuah kisah tentang aku dan seorang yang tak akan pernah lekang dari anganku. Kisah ini tak berawal dari pertemuan pertama kita, han...
-
orang kalo nanya lagi sibuk apa sih sekarang? lagi sibuk nyari cara supaya ga ngomong kasar lagi sama diri sendiri haha kalo mau nyari solus...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar